Skip to main content

PENYANYI WANITA

*๐ŸƒPENYANYI WANITA*

Dari Sahl bin Sa’ad radhillahu'anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ุณَูŠَูƒُูˆู†ُ ูِูŠ ุขุฎِุฑِ ุงู„ุฒَّู…َุงู†ِ ุฎَุณْูٌ ، ูˆَู‚َุฐْูٌ ، ูˆَู…َุณْุฎٌ ” ، ู‚ِูŠู„َ : ูˆَู…َุชَู‰ ุฐَู„ِูƒَ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ؟ ู‚َุงู„َ : ” ุฅِุฐَุง ุธَู‡َุฑَุชِ ุงู„ْู…َุนَุงุฒِูُ ูˆَุงู„ْู‚َูŠْู†َุงุชُ ، ูˆَุงุณْุชُุญِู„َّุชِ ุงู„ْุฎَู…ْุฑُ

“Di akhir zaman nanti akan ada (peristiwa) di mana orang-orang ditenggelamkan (ke dalam bumi), dilempari batu dan diubah wajahnya menjadi buruk”.

Beliau ditanya, “Kapankah hal itu terjadi wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab, *“Ketika alat-alat musik dan para PENYANYI WANITA telah merajalela, serta khamr di anggap halal”.*
(HR. Ath Thabrani dalam Mu’jam Al Kabir [5672],  juga Ar Ruyani dalam Musnad nya [1041], derajatnya hasan, bahkan dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib [3665])


Dari Abu Umamah Al Bahili radhiallahu'anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ุชุจูŠุชُ ุทุงุฆูุฉٌ ู…ู† ุฃู…ุชูŠ ุนู„ู‰ ุฃูƒู„ٍ ูˆุดุฑุจٍ ูˆู„ู‡ูˆٍ ูˆู„ุนِุจٍ ุซู… ูŠُุตุจุญูˆู† ู‚ุฑุฏุฉً ูˆุฎู†ุงุฒูŠุฑَ ููŠุจุนุซُ ุนู„ู‰ ุฃุญูŠุงุกٍ ู…ู† ุฃุญูŠุงุฆِู‡ู… ุฑูŠุญٌ ูุชู†ุณูُู‡ู… ูƒู…ุง ู†ุณูَุช ู…َู† ูƒุงู† ู‚ุจู„َู‡ู… ุจุงุณุชุญู„ุงู„ِู‡ู… ุงู„ุฎู…ูˆุฑَ ูˆุถุฑุจِู‡ู… ุจุงู„ุฏُّููˆูِ ูˆุงุชุฎุงุฐِู‡ู… ุงู„ู‚َูŠู†ุงุชِ

"Ada segolongan dari umatku yang tidur setelah makan, minum, melakukan lahwun (kesia-siaan) dan main-main. Kemudian mereka terbangun di pagi hari dalam keadaan sudah menjadi monyet dan babi. Kemudian dikirimkan angin kepada yang hidup di antara mereka, maka berhembuslah angin dahsyat kepada mereka, sebagaimana dihembuskan kepada orang-orang sebelum mereka yang menghalalkan khamr, memainkan duff (rebana) dan membayar PENYANYI WANITA untuk bernyanyi"
(HR. Ahmad no.22285, dishahihkan Al Albani dalam Tahrim Alatit Tharb no. 67).


Dari Abu Umamah Al Bahili radhiallahu'anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ู„ุง ุชَุจูŠุนูˆุง ุงู„ู‚ูŠู†ุงุชِ ูˆู„ุง ุชุดุชَุฑูˆู‡ู†َّ ูˆู„ุง ุชุนู„ِّู…ูˆู‡ู†َّ ูˆู„ุง ุฎูŠุฑَ ููŠ ุชุฌุงุฑุฉٍ ููŠู‡ู†َّ ูˆุซู…ู†ُู‡ُู†َّ ุญุฑุงู…ٌ ูˆููŠ ู…ุซู„ِ ู‡ุฐุง ุฃُู†ْุฒِู„َุช ู‡ุฐِู‡ِ ุงู„ุขูŠุฉُ : ูˆَู…ِู†َ ุงู„ู†َّุงุณِ ู…َู†ْ ูŠَุดْุชَุฑูŠ ู„َู‡ْูˆَ ุงู„ْุญَุฏِูŠุซِ ู„ِูŠُุถِู„َّ ุนَู† ุณَุจูŠู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ

"Jangan beli (budak yang merupakan) PENYANYI WANITA dan jangan ajari budak wanitamu bernyanyi. Tidak ada kebaikan dalam jual-beli mereka dan hasil jual-belinya haram. Karena perkara seperti inilah turun ayat: "Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan lahwal hadits untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah" (QS. Luqman: 6).
(HR. Tirmidzi no. 3195, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).

Ternyata *penyanyi wanita itu dicela oleh Allah dan Rasul-Nya❗,* bahkan menjadi sebab turunnya bencana yang mengerikan.

Diluar ini semua, wanita merupakan fitnah (godaan). Lebih lagi jika ia bernyanyi dengan merdu dan indah di hadapan para lelaki. Tentu fitnahnya lebih besar. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ู…ุง ุชَุฑูƒุชُ ุจَุนุฏูŠ ูِุชู†َุฉً ุฃุถุฑَّ ุนู„ู‰ ุงู„ุฑุฌุงู„ِ ู…ู†َ ุงู„ู†ุณุงุกِ

“Tidaklah ada sepeninggalku fitnah (cobaan) yang paling berbahaya bagi lelaki selain fitnah (cobaan) terhadap wanita” (HR. Al Bukhari 5096, Muslim 2740).

Beliau juga bersabda:

ุฅู† ุงู„ุฏู†ูŠุง ุญู„ูˆุฉٌ ุฎุถุฑุฉٌ . ูˆุฅู† ุงู„ู„ู‡َ ู…ุณุชุฎู„ูُูƒู… ููŠู‡ุง . ููŠู†ุธุฑُ ูƒูŠู ุชุนู…ู„ูˆู† . ูุงุชู‚ูˆุง ุงู„ุฏู†ูŠุง ูˆุงุชู‚ูˆุง ุงู„ู†ุณุงุกَ . ูุฅู† ุฃูˆู„َ ูุชู†ุฉِ ุจู†ูŠ ุฅุณุฑุงุฆูŠู„َ ูƒุงู†ุช ููŠ ุงู„ู†ุณุงุกِ

“Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau. Dan Allah telah mempercayakan kalian untuk mengurusinya, Sehingga Allah melihat apa yang kalian perbuatan (disana). Maka berhati-hatilah kalian dari fitnah (cobaan) dunia dan *takutlah kalian terhadap fitnah (cobaan) wanita.* Karena sesungguhnya fitnah (cobaan) pertama pada Bani Isra’il adalah cobaan wanita” (HR Muslim 2742).

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ุนูˆุฑุฉ ، ูุฅุฐุง ุฎุฑุฌุช ุงุณุชุดุฑูู‡ุง ุงู„ุดูŠุทุงู†

 *“Wanita adalah aurat. Jika ia keluar, setan memperindahnya”* (HR. At Tirmidzi no. 1173, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).

Maka *para wanita Muslimah yang suka bernyanyi di depan para lelaki, hendaknya bertakwa kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya❗.*

Demikian juga orang-orang yang menggemari para penyanyi wanita. Bagaimana mungkin menyukai hal yang dicela oleh Allah dan Rasul-Nya? Maka *hendaknya mereka juga bertakwa kepada Allah dan meninggalkan hal semacam ini❗.*

Semoga Allah memberi taufik.


๐Ÿ–Š akhukum fillah Yulian Purnama


@STaushiyyah
 www.facebook.com

Comments

Popular posts from this blog

DI ANTARA PENYEBAB ANAK INDIGO

๐Ÿ’ ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’   *DI ANTARA PENYEBAB ANAK INDIGO* ๐Ÿ”ธ๐Ÿ”น๐Ÿ”ธ๐Ÿ”น๐Ÿ”ธ๐Ÿ”น๐Ÿ”ธ ๐Ÿ”ฅ *Anak menjadi indigo karena dahulu kakek moyangnya* *ada yang melakukan persekutuan dengan jin, sehingga ketika kakeknya wafat, si* *jin ini merasuk ke dalam tubuh salah satu anak atau cucu atau keturunannya.* ๐Ÿ’ฅ *Ini adalah penyakit, karena manusia normal* *tidak mampu dan tidak boleh memiliki kemampuan seperti itu,* ๐Ÿ”– Allฤh Ta’ฤlฤ berfirman : . _“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.”(QS Al-A’raf : 27)_ . ✅ *Anak indigo bisa melihat penampakan jin karena ia mendapatkan bantuan jin yang* *merasuk ke dalam di...